Merasakan alam yang begitu bebas
Dalam, jika tubuh terbenam dalamnya
Lepas terasa tubuh darinya
Dari pengikat waktu abadi
Begitu indah
Segernya, menyeruak
Tak mampu ku bendung
Ku ingin lebih
Nyayian ombaknya, merdu
Ku lepas saat ini...
Jumat, 17 September 2010
Kurang Satu
Yah, Kurang Satu
Kurang satu kata untuk berkata "hentikan"
Kurang satu ketegasan untuk bersua, "kamu di hentikan"
Kurang satu kedewasaan untuk berkata "hentikan kedewasaan mu"
Kurang satu prinsip untuk "tegakkan"
Kurang satu keyakinan untuk "hentikan ketegakan ku"
Kurang satu kata untuk berkata "hentikan"
Kurang satu ketegasan untuk bersua, "kamu di hentikan"
Kurang satu kedewasaan untuk berkata "hentikan kedewasaan mu"
Kurang satu prinsip untuk "tegakkan"
Kurang satu keyakinan untuk "hentikan ketegakan ku"
Gundah
Malam begitu sunyi
dingin hanya mampu menusuk hati
jiwa seakan melayang ke bumi
mencari dimana diri bertepi
Jauh sudah kaki ini melangkah
mengais hari mencari nafkah
mengubur relung yang merekah
hingga binggar pinggar tak bertahtah
dingin hanya mampu menusuk hati
jiwa seakan melayang ke bumi
mencari dimana diri bertepi
Jauh sudah kaki ini melangkah
mengais hari mencari nafkah
mengubur relung yang merekah
hingga binggar pinggar tak bertahtah
Aku Hidup Diantara Mati
Aku adalah kehidupan yang tak memiliki alasan untuk dikatakan mati
Karena aku bukanlah kematian diantara hidup orang-orang mati
Kehidupan ku bukan pula kematian orang hidup yang sebenarnya telah mati
Inilah aku, mati dikehidupan orang hidup yang nyatanya mati
Karena aku bukanlah kematian diantara hidup orang-orang mati
Kehidupan ku bukan pula kematian orang hidup yang sebenarnya telah mati
Inilah aku, mati dikehidupan orang hidup yang nyatanya mati
Langganan:
Postingan (Atom)